cara menanam cabe

5 Cara Menanam Cabe di Polybag Mudah & Cepat Berbuah

Cara menanam cabe – Di Indonesia cabe merupakan salah satu komoditas pertanian yang harganya sangat berfluktuasi. Harga cabe pasti melonjak tinggi menjelang hari-hari besar seperti lebaran. Hal tersebut membuat orang menjadi terpancing untuk menanam cabe, ya minimal sekedar untuk persediaan sendiri. Ketersediaan lahan tanam yang terbatas di perkotaan dapat disiasati dengan cara menanam cabe dalam polybag atau pot.

Cara menanam cabe dalam polybag atau pot termasuk mudah dilakukan. Pada umumnya menanam cabe dapat dilakukan pada ketinggian 0 – 2000 meter di atas permukaan laut. Jadi bisa juga dilakukan pada dataran tinggi maupun dataran rendah. Suhu yang optimal bagi tanaman cabe sendiri ada pada kisaran 24-27oC, tapi masih bisa tahan jika suhu lebih dari itu. Hal tersebut tergantung dari jenis atau varietas cabe yang ditanam.

Untuk anda yang ingin memanfaatkan pekarangan rumah anda sebagai media tanam. Cabe keriting merupakan salah satu jenis cabe yang cocok ditanam di pekarangan. Jenisnya relatif lebih tahan terhadap iklim tropis di Indonesia, serta rasanya yang pedas banyak disukai di pasaran.

Berikut ini saya akan mencoba memaparkan tentang cara menanam cabe keriting dalam polybag atau pot. Barang kali dapat menjadi referensi untuk anda yang akan menanam cabe di pekarangan rumah.

Cara Menanam Cabe Pemilihan Benih

cara menanam cabe

youtube.com

Cabe keriting mempunyai banyak macam varietas mulai dari hibrida sampai varietas lokal. Namun cara menanam cabe lokal maupun hibrida tidak mempunyai perbedaan yang berarti. Hanya saja ada anjuran untuk yang cabe hibrida dirawat dengan produk obat-obatan tertentu. Varietas cabe hibrida ini banyak didatangkan dari Taiwan dan Thailand. Sedangkan varietas cabe keriting lokal banyak ditanam di Rembang, Kudus, sampai Tanah Karo, Sumatera Utara.

Tidak usah khawatir jika anda belum mengetahui bibit apa yang akan anda tanam. Saat ini terdapat varietas lokal hasil seleksi, yang produktivitasnya lebih jelas daripada  varietas lokal tanpa seleksi. Dari segi teknis juga cara menanam cabe keriting lokal lebih sederhana anti ribet dibanding cabe hibrida.

Cabe keriting lokal juga lebih adaptif dengan kondisi lingkungannya dibanding dengan cabe hibrida. Hanya saja memang produktivitasnya tetap masih kalah dengan cabe keriting hibrida.

Penyemaian Benih

cara menanam cabe

youtube.com

Cara menanam cabe sebaiknya jangan langsung ditanam dari benih atau biji. Proses pertama benih cabe harus disemaikan terlebih dahulu. Proses penyemaian ini berguna untuk seleksi pertumbuhan benih, memisahkan benih yang cacat atau berpenyakit atau yang tumbuhnya kerdil. Dan juga untuk menunggu kesiapan benih sampai cukup tahan ditanam ditempat yang lebih besar lagi.

Untuk tempat penyemaian bisa berupa polybag ukuran kecil (8×9 cm), daun pisang, baki, atau petakan tanah. Cara yang paling ekonomis yakni dengan menyiapkan petakan tanah untuk media penyemaian.

Caranya yaitu buat petakan tanah dengan ukuran secukupnya, campurkan kompos dengan tanah hingga merata. Buatlah butiran tanah sehalus mungkin agar perakaran bisa menembusnya dengan mudah.

Buatlah ketebalan petakan tanah 5-10 cm dan buat larikan di atasnya dengan jarak 10 cm. Masukkan benih cabe kedalam larikan dengan jarak 7,5 cm. Siram untuk membasahi petakan tanah kemudian tutup dengan abu atau tanah. Setelah itu tutup petakan selama 3-4 hari dengan karung goni dalam keadaan basah.

Pada hari ke-4 akan terlihat bibit baru yang mulai muncul di permukaan tanah, lalu bukalah karung goni. Untuk melindungi bibit cabe yang masih kecil dari sinar matahari yang berlebihan, sebaiknya tudungi petakan dengan plastik transparan. Serta untuk melindungi bibit yang kecil dari siraman langsung air hujan.

Setelah bibit tanaman cabe berumur 3-4 minggu mereka siap dipindahkan ke polybag yang besar. Atau bisa juga saat tanaman telah mempunyai 3-4 helai daun.

Penyiapan Media Tanam

cara menanam cabe

budidayacabe.ptnasa.net

Pilihlah polybag yang ukurannya diatas 30 cm, supaya media tanam cukup kuat saat menopang pertumbuhan tanaman cabe yang rimbun. Tidak hanya polybag, anda juga bisa menggunakan pot dari plastik, semen, tanah, atau keramik. Bisa juga menggunakan wadah-wadah bekas yang tidak terpakai lagi, lalu memberikan lubang pada dasar wadah untuk saluran drainase.

Ada beberapa bahan yang bisa digunakan untuk media tanam yaitu, campuran tanah, kompos, pupuk kandang, sekam padi, arang sekam, dan sebagainya. Beberapa contoh komposisi yang bisa digunakan untuk media tanam diantaranya adalah :

  1. Campuran tanah dengan kompos menggunakan komposisi 2:1.
  2. Campuran tanah, pupuk kandang, dan arang sekam, komposisinya 1:1:1.
  3. Campuran tanah dan pupuk kandang menggunakan komposisi 2:1.

Media tanam dibuat sehalus mungkin dengan cara mengayak bahan-bahannya. Tambah dan campurkan 3 sendok pupuk NPK pada setiap polybag. Aduk sampai campuran tersebut benar-benar merata. Lapisi bagian dalam polybag menggunakan serabut kelapa, pecahan genteng, atau pecahan styrofoam. Tujuannya supaya air tidak menggenangi daerah akar tanaman.

Pemindahan Bibit

cara menanam cabe

dzargon.com

Setelah bibit cabe dan media tanam siap, maka saatnya untuk memindah bibit tanaman cabe tersebut dari tempat persemaian kedalam polybag. Agar tanaman tidak stress pada saat di pindahkan, lakukan pemindahan saat pagi atau sore hari. Karena di waktu itu matahari tidak terlalu terik.

Pemindahan harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak terjadi kerusakan pada tanaman. Buatlah lubang tanam pada media tanam polybag sedalam 5-7 cm. Jika penyemaian dilakukan pada polybag atau daun pisang, maka lepas polybag dan daun pisang tersebut. Masukkan seluruh tanah dalam tempat persemaian kedalam lubang tanam baru.

Pemeliharaan dan Perawatan

cara menanam cabe

budidayacabe.ptnasa.net

Sama seperti cara menanam buah naga, agar tanaman cabe yang anda tanam dapat cepat tumbuh dan berbuah, maka anda harus melakukan pemeliharaan dan perawatan pada tanaman itu. Berikut ini pemeliharaan yang harus anda lakukan :

  • Pemupukan, berikan pupuk NPK tambahan dengan dosis satu sendok makan per polybag setiap bulannya. Atau apabila anda menaman cabe organik, sebagai gantinya semprot pupuk organik cair saat masa pertumbuhan daun dan buah. Disarankan untuk menambahkan satu kepal kompos atau pupuk kandang saat tanaman akan berbuah.
  • Pengairan, tanaman cabe baiknya disiram setidaknya 3 hari sekali, namun jika matahari bersinar sangat terik lakukan penyiraman setiap hari.
  • Pengajiran, berikan ajir bambu sesudah tanaman cabe tumbuh kira-kira 20 cm. Ajir ini berguna untuk menopang tanaman cabe yang lebat daunnya agar dapat berdiri tegak.
  • Perompesan, tunas muda yang tumbuh di ketiak daun sebaiknya di hilangkan saja (rompes). Perompesan dapat dimulai pada hari ke-20 sesudah proses tanam. Perompesan dilakukan tiga kali sampai terbentuknya cabang pohon cabe. Hal tersebut berguna agar tanaman tidak tumbuh kesamping saat batang belum terlalu kuat menopang.
  • Penyemprotan hama dan penyakit menggunakan pestisida. Penggunaan pestisida sebaiknya hanya dilakukan jika tanaman terlihat sedang terserang hama saja. Seperti bila ada terlihat bakal ulat pada daun semprot menggunakan insektisida secukupnya.

Pemanenan

cara menanam cabe

mediatani.co

Umur tanaman cabe sejak mulai tanam sampai panen ini bervariasi, tergantung jenis varietas dan lingkunganya. Masa panen terbaik adalah saat buah belum sepenuhnya berwarna merah, masih terdapat warna hijaunya. Buah seperti ini telah masuk bobot yang optimal dan buahnya masih bisa tahan 2-3 hari sebelum terjual oleh pedagang di pasar.

Waktu panen yang tepat yaitu pada pagi hari saat embun sudah kering. Jangan lakukan pemanenan ketika malam dan siang hari.

Demikian penjelasan dari saya seputar cara menanam cabe, semoga dapat memberikan manfaat untuk semua pembaca.

Please follow and like us:

No Responses

Kepoin yukk!!