Keseharian Hidup Baru di Pondok Pesantren

Assalamu’alaikum wr, wb. Pembaca yang budiman dimanapun Anda berada, semoga dalam keadaan sehat selalu dan tidak sedang malas membaca.

Keseharian hidup baruku di pesantren ini menjadikan pengalaman yang sangat berharga untuk kehidupan saya nantinya. Karena banyak memberikan ilmu untuk mendekatkan diri kepada Allah dan juga ilmu bermasyarakat.

Ditulisan saya sebelumnya, sudah diceritakan tentang proses hijrah ke pondok pesantren. Selanjutnya disini saya akan sedikit menceritakan lagi bagaimana detailnya kehidupan sehari-hari saya di pondok pesantren. Mulai dari bangun tidur pagi sampai malamnya tidur lagi.

Berikut ini jadwal kegiatan sehari-hari saya di Pondok Sintesa :

Talaqqi dan Kultum Setelah Sholat Shubuh

Kegiatan sehari-hari yang saya kerjakan di pesantren sintesa. Dapat membantu saya untuk menjalankan kebaikan. Dari bangun tidur sebelum subuh, melakukan sholat malam, hingga menjelang adzan subuh, setelah itu ada kegiatan dihari senin dan kamis di pagi hari setelah sholat subuh.

Senin dan kamis biasa muroja’ah dan dilanjutkan dengan talaqqi. Dan untuk hari selasa dan jumat, setelah subuh ada pembacaaan ma’tsurot, atau disebut dengan dzikir pagi dan petang. mungkin cukup dengan 10 menit untuk membaca dzikir pagi secara bersama, kemudian dilanjutkan untuk talaqi, yang dipandu oleh teman saya yang bacaan Qur’annya paling jelas dan benar.

Talaqqi guna untuk membenarkan bacaan kita, satu persatu dari kita dicek atau dites bacaan kita, dengan begitu kita dapat tahu, mana bacaan kita yang salah dan mana yang benar. Talaqqi berjalan dari jam 05:05 sampai dengan jam 05:50, setelah itu talaqqi untuk pagi hari selesai. talaqqi berjalan selama 5 kali dalam seminggu, untuk hari sabtu dan minggu diliburkan.

Kemudian setelah selesai talaqqi, kegiatan setelahnya jam 06:00 pagi, yaitu dilanjutkan dengan kultum atau kajian 7 menit minimal dalam menyampaikan ilmu. Bisa dari pengalaman kita yang memotivasi teman dan khusus nya untuk kita, atau dengan cerita para sahabat, atau dengan ayat dan hadist Nabi kita Muhammad alaihi as-sholatu wa as-salam.

Yang terpenting dalam kultum tersebut hanya ada kebaikan yang di sampaikan. Karena Rosululloh bersabda :” sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk manusia yang lain”.

Maka tidak rugi kita untuk menjalankan kultum ini, hanya dengan duduk manis, dan mendengarkan kultum dari teman kita, ilmu kita akan bertambah. Untuk kegiatan kultum ini, tidak satu orang yang membawa kajian, tapi bergiliran diantara kita, setiap hari berbeda yang menyampaikan.

Sarapan Berjama’ah

Kultum selesei minimal jam 06:07, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bersih-bersih asrama dan sekitarnya. Supaya terjaga kebersihan nya, kerapiannya, dan indah untuk dipandang. Dengan kondisi baik, maka kegiatan kita sehari-hari juga nyaman.

Kegiatan bersih-bersih sampai jam 07:15, setelah itu istirahat sejenak. Menunggu sarapan pagi jadi dan siap saji, biasanya saya gunakan untuk browsing di laptop atau saya gunakan untuk menyeleseikan tugas artikel saya, yang sekarang saya kerjakan ini.

Setelah sarapan pagi sudah jadi, kita diwajibkan untuk sarapan, ada point hukuman untuk yang tidak makan disaat waktu makan. Aturan dalam makan di pesantren saya ini menganjurkan untuk makan berjama’ah.

Untuk satu wadah, digunjakan untuk makan 4 orang, ada sebagian yang 3 orang, saya sangat jarang sekali makan dengan berjama’ah seperti ini. Saya awalnya tidak terbiasa, dan merasa asing beda dengan keseharian saya.

Namun setelah berjalan beberapa hari, saya merasakan kenyaman dan senang saja, terasa terkesan makan bersama. Dengan lauk yang sangat sederhana, tapi semua itu menjadi enak ketika saya dapat menikmatinya.

Sholat Dhuha

Keseharian hidup baru saya mengerjakan sholat dhuha, biasanya setelah makan, atau kisaran jam 08:30 pagi meskipun banyak dari teman yang mengerjakan nya setelah selesei kultum. Kegiatan sunnah sholat dhuha ini pada dasar awal nya sunnah dari Nabi, namun di pesantren saya ini menjadi wajib, atas dasar supaya terbiasa dengan amalan sunnah yang baik.

Tidak ada rugi ketika menjalankan amalan sunnah, yang ada menghasilkan kebaikan dan syukur bisa menjadi keterbiasaan saya untuk menjalankan amalan baik.

Materi Utama Internet Marketing

Untuk kegiatan belajar, dari pihak pesantren memberikan hari masuk untuk belajar hari Senin, Rabu, dan Jum’at. satu jam untuk materi dalam satu hari.

Banyak pelajaran yang saya temui disini terlalu asing untuk saya, karena baru kali ini saya menemui pelajaran internet marketing, web, domain, dan lain-lain. Tapi saya yakin, sedikit demi sedikit, saya dapat memahami dan mengikuti pelajaran ini, aamiin.

Tidur Siang Qailulah

Kemudian selain hari Senin, Rabu, dan Jumat. Dihari efektif belajar yaitu hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Kita gunakan setelah sarapan pagi dan sholat dhuha, mulai dari jam 09:00 pagi sampai dengan jam 15:00 sore ini jam efektif belajar.

Aturan dari pesantren, jam 09:00 mulai belajar masing-masing. Kemudian jam 11:00 siang wajib semua alat elektronik mati, dan wajib semua santri istirahat tidur. Ini juga merupakan sunnah yang Nabi ajarkan untuk kita. Ini juga dapat membantu kita supaya nanti setelah sholat dhuhur, maka, kita fres lagi untuk kegiatan dari jam 13:00 sampai jam 15:00.

Kajian Sore

Biasa disini diadakan kajian dihari Senin dan Kamis sore setelah sholat ashar. Kajian ini dibawakan oleh Ust. Hammad Rosyadi untuk senin, dan untuk hari kamis dibawakan oleh Ust. Fathan Rosyadi. Kajian ini membahas tentang aqidah dan fiqih. Pada hari Rabu sore biasanya diisi dengan kajian youtube.

Dengan adanya kajian ini, saya merasa senang juga karena saya belum banyak mengetahui tentang agama, dengan kajian ini juga saya berharap agar mendapatkan ilmu yang banyak dan bermanfaat.

Olahraga Wajib

Karena aktivitas kita sehari-hari banyak duduk di depan laptop, disini rutin kita ada jadwal untuk olahraga. Selasa dan Jum’at ba’da ashar semua santri di pondok harus berolahraga.

Ada beberapa macam olahraga seperti sepak bola, volly, dan futsal. Dalam mengawali olahraga ada batasan waktu keterlambatan santri yaitu jam 15:45. Untuk itu semua santri harus bergegas ke tempat olahraga setelah selesai sholat ashar.

Bagi santri yang terlambat datang ke lapangan untuk berolahraga akan dikenakan point pelanggaran. Dengan poin-poin tersebut nantinya dapat mengajarkan kita tentang ketertiban dan kedisiplinan.

Tilawah Qur’an dan Muroja’ah Hafalan

Kegiatan tilawah dan muroja’ah dilakukan setiap ba’da maghrib, para santri mengulangi hafalan Al Qur’an yang telah dihafal pagi harinya saat talaqqi.

Ada beberapa teman disini yang menjadi motivasi saya. Karena mereka telah memiliki hafalan yang cukup banyak, cuma 20, 25 juz sedangkan saya hanya juz ke 30 saja yang pernah hafal. Namun hal tersebut tidak membuat saya patah semangat.

Target menghafal disini sebanyak dua juz, yang terdiri dari surat Ali Imron dan Al kahfi. Dan saat ini saya sedang menghafal surat Al kahfi baru dapat 20 ayat.

Demikian tadi cerita pengalaman keseharian hidup baru saya nyantri semoga dapat menjadikan saya istiqomah dalam belajar, hijrah dan beribadah.

One Comment

Kepoin yukk!!