pemanasan global

Penyebab Pemanasan Global, Dampak, Serta Cara Mengatasi Pemanasan Global

Penyebab Pemanasan GlobalGlobal warming ! akhir-akhir ini kita sering mendengar istilah dari pemanasan global tersebut. Saat ini memang bumi yang kita tinggali sudah menunjukkan peningkatan suhu yang drastis.

Meningkatnya suhu bumi ini akan sangat berdampak bagi kelangsungan makhluk hidup yang ada di bumi, termasuk kehidupan kita sebagai manusia bumi.

Tapi apakah kalian tahu apa itu pemanasan global, apa saja penyebab pemanasan global, apa dampak dari pemanasan global tersebut, lalu bagaimana cara kita untuk mengatasinya. ?

Semua jawaban lengkapnya ada dalam tulisan saya kali ini, yang akan menjelaskan mengenai pemanasan global secara mendetail. Serta bertujuan untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan kita tentang global warming.

Pengertian Pemanasan Global

pemanasan global

sumber: geoclima.com

Pemanasan global (global warming) adalah suatu proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer dan permukaan bumi (laut, dan daratan bumi).

Suhu rata-rata global di bumi sudah meningkat sekitar 0.74°C selama kurun waktu seratus tahun terakhir.

Kenaikan suhu di permukaan bumi ini dapat merubah iklim sehingga dapat menyebabkan perubahan pada pola cuaca badai, hujan, angin. Serta dapat menimbulkan bencana alam yang memakan banyak korban jiwa.

Pemanasan global ini mempunyai hubungan erat dengan efek rumah kaca. Efek rumah kaca yang mengakibatkan terjadinya peningkatan suhu panas di permukaan bumi (global warming).

IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) membenarkan pernyataan tersebut bahwa, penyebab pemanasan global yang utama ialah efek rumah kaca yang terjadi di atmosfer bumi akibat polusi dan ulah manusia sendiri.

Protokol Kyoto merupakan salah satu bentuk kesepakatan internasional yang dilakukan oleh negara-negara di dunia, agar dapat mencegah atau memperlambat pemanasan global yang terjadi.

Pada tahun 2010 Protokol Kyoto ditandatangani oleh 191 negara untuk mengatasi pemanasan global.

Penyebab Pemanasan Global

asap industri penyebab pemanasan global

sumber: pixabay.com

Telah kita bahas di atas bahwa penyebab pemanasan global adalah efek rumah kaca yang terlalu berlebihan panasnya, sehingga akan meningkatkan suhu rata-rata permukaan bumi.

Hal tersebut sangat tidak baik bagi kehidupan makhluk hidup yang ada di bumi.

Berikut beberapa penyebab pemanasan global yang sudah banyak terjadi di bumi kita :

Efek Rumah Kaca

rumah kaca

sumber: partnerincrimes27.wordpress.com

Salah satu penyebab pemanasan global yang paling utama yaitu efek rumah kaca.

Efek rumah kaca ialah efek panas matahari yang dipantulkan ke permukaan bumi, oleh gas-gas yang terperangkap dalam lapisan atmosfer yang tidak dapat diteruskan kembali ke luar angkasa, dan membuat cahaya panas matahari tersebut akan dipantulkan kembali ke permukaan bumi.

Sebenarnya efek rumah kaca juga memberikan manfaat bagi bumi dan makhluk hidup di bumi, asalkan panas global tidak terlalu berlebihan.

Meningkatnya Gas Karbondioksida Dari Kendaraan

kemacetan

sumber: riauexpress.com

Semakin padatnya penduduk yang ada di dunia dan populasi manusia yang terus bertambah banyak. Maka jumlah kendaraan bermotor yang digunakan oleh manusia untuk beraktivitaspun juga akan selalu bertambah.

Efek dari kendaraan bermotor ini sangat berpengaruh bagi penyebab pemanasan global, karena gas yang dihasilkan oleh pembakaran pada kendaraan bermotor adalah gas yang menangkap panas, sehingga panas tidak bisa diteruskan keluar angkasa.

Gas karbon monoksida ini sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, selain itu gas karbon dioksida juga menyebabkan efek rumah kaca.

Polusi Udara dari Industri Pabrik

asap pabrik

sumber: pexels.com

Kita tahu bahwa di Indonesia banyak sekali terdapat industri atau pabrik besar, yang semua pasti mempunyai gas pembuangan dari mesin industri masing-masing.

Gas buang dari industri juga merupakan penyebab pemanasan global yang berpengaruh dalam kehidupan makhluk hidup, karena membuat udara menjadi tercemar akibat gas buangan pabrik yang berlebihan.

Asap pabrik mengeluarkan beberapa macam gas yang berbahaya seperti gas karbon dioksida, karbon monoksida, gas metana dan gas berbahaya lainnya.

Menipisnya Lapisan Ozon

meteor bumi

sumber: melinweb.com

Lapisan ozon adalah lapisan di atmosfer yang menyelimuti bumi pada ketinggian 20-35 km, bertempat di atas permukaan bumi lapisan ini mengandung molekul-molekul ozon.

Lapisan ini berfungsi untuk melindungi permukaan bumi dari radiasi jahat sinar ultraviolet yang menyebabkan kanker. Lapisan ozon tersebut mampu menyerap sinar ultraviolet, agar tidak berlebihan ketika mencapai permukaan bumi.

Nah ketika lapisan ozon yang ada di atmosfer menipis, maka tidak ada yang menyerap sinar berbahaya dari matahari tersebut, dan mengakibatkan suhu permukaan bumi semakin meningkat.

Pengrusakan Hutan dan Pembakaran Hutan Ilegal

kebakaran hutan

sumber: pexels.com

Hutan memiliki fungsi sebagai penyerap gas CO2 atau gas karbon dioksida, dan mengeluarkan oksigen yang penting untuk manusia.

Akan tetapi manusia sendiri yang merusak hutan tersebut dengan penebangan liar dan membakar hutan, tanpa mengerti apa dampaknya jika hutan tersebut rusak.

Akibat dari penebangan liar yang tidak bertanggung jawab, dan pembakaran hutan secara sengaja pada saat musim kemarau, maka akan terjadilah peningkatan karbondioksida di atmosfer bumi.

Hal tersebut yang menjadi salah satu penyebab pemanasan global.

Borosnya Pemakaian Listrik

boros energi listrik

sumber: thecsds.org

Energi listrik adalah salah satu energi yang sangat mendasar bagi kebutuhan manusia. Tanpa adanya energi listrik, maka aktivitas kita pasti akan terganggu.

Pembangkit listrik membutuhkan batu bara dan minyak bumi agar tetap berfungsi. Dari pembakaran batu bara dan minyak bumi itu nanti akan menimbulkan gas karbondioksida yang banyak, dan akan menjadi penyebab pemanasan global.

Indonesia masih menggunakan tenaga pembangkit listrik yang menggunakan batu bara dan minyak bumi, sebagai bahan bakar utamanya.

Beda halnya di luar negeri sudah banyak menggunakan pembangkit tenaga listrik menggunakan sinar matahari, atau memanfaatkan tenaga air dan angin.

Maka dari itu kita harus menggunakan energi listrik seperlunya saja, agar tidak semakin banyak gas karbondioksida yang dihasilkan oleh pembakaran minyak bumi untuk membangkitkan listrik tersebut.

Dampak Pemanasan Global

dampak pemanasan global

sumber: jempoltangan.com

Setelah mengetahui beberapa penyebab pemanasan global (global warming) sekarang kita akan membahas dampak dari pemanasan global itu.

Ada beberapa macam dampak yang ditimbulkan oleh pemanasan global terhadap kehidupan makhluk hidup di seluruh dunia.

Dampak Terhadap Iklim dan Cuaca

perubahan iklim

sumber: pixabay.com

Perubahan cuaca dan iklim adalah suatu dampak dari adanya pemanasan global, karena meningkatnya suhu udara di permukaan bumi tersebut dapat mengubah Cuaca dan Iklim di suatu wilayah tertentu.

Sebagai beberapa contoh dampak pemanasan global terhadap iklim dan cuaca yaitu:

  • Angin yang bertiup akan lebih kencang dan terasa panas.
  • Akan sering terjadi badai.
  • Suhu permukaan bumi yang meningkat akan mengakibatkan gunung-gunung es yang ada di kutub mudah mencair.
  • Pola cuaca yang akan semakin sulit untuk di prediksi.
  • Pada sebagian besar wilayah di dunia terutama di wilayah dengan dua musim seperti di Indonesia, musim kemarau akan menjadi lebih panjang daripada biasanya.

Dampak Terhadap Permukaan Air Laut dan Kondisi Laut

gunung es

sumber: pexels.com

Selain berdampak pada perubahan Cuaca dan Iklim, pemanasan global yang terjadi juga berdampak pada kondisi dan permukaan laut.

Gunung es yang berada di kutub-kutub bumi akan mencair akibat semakin meningkatnya suhu bumi, hal tersebut akan menjadikan permukaan air laut semakin tinggi.

Kenaikan permukaan laut yang terlalu banyak ditambah dengan Pencemaran Air Sungai berpotensi menyebabkan terjadinya bencana seperti: Tsunami, banjir, dan pulau-pulau kecil yang akan hilang.

Berikut ini beberapa dampak yang nanti akan kita rasakan akibat semakin tingginya permukaan air laut:

  • Jika kenaikan pada permukaan air laut telah mencapai 100 cm. Maka hal ini akan mengakibatkan negara Belanda harus kehilangan 6% wilayah negaranya.
  • Negara kita Indonesia akan kehilangan daratan sekitar 405 ha yang bertempat pada 81.000 di garis pantai.
  • Jika kenaikan permukaan air laut mencapai wilayah muara pantai, maka akan menyebabkan terjadinya banjir bandang pada saat air pasang.
  • Karena kiriman air dari laut saat pasang tersebut juga mengakibatkan, rawa-rawa di daerah sekitar pantai akan bertambah luas.

Dampak Terhadap Lingkungan

dampak pemanasan global

sumber: jempoltangan.com

Semua makhluk hidup akan merasakan dampak terjadinya pemanasan global termasuk pada lingkungan tempat mereka hidup.

Berikut dampak pemanasan global terhadap Pencemaran Lingkungan :

  • Air tanah akan cepat menguap sehingga membuat tanah menjadi kering dan tandus.
  • Populasi hewan dan tumbuhan yang terancam punah akibat kerusakan ekosistem.

Dampak Terhadap Tanaman dan Hasil Pertanian

dampak pemanasan global terhadap pertanian

sumber: idntimes.com

Para petani menjadi salah satu pihak yang dirugikan atas peristiwa pemanasan global ini, karena fenomena ini juga sangat berpengaruh terhadap tumbuhan dan hasil pertanian.

Hal tersebut pasti banyak merugikan negara berkembang, khususnya yang mengandalkan hasil pertaniannya.

Berikut ini adalah dampak pemanasan global terhadap hasil pertanian:

  • Semakin banyak jenis hama dan penyakit tanaman.
  • Kekeringan pada daerah pertanian akan menyebabkan hasil pertanian menurun.
  • Bencana banjir juga akan menyebabkan gagal panen.

Dampak Terhadap Manusia

penyakit akibat pemanasan global

sumber: halodoc.com

Bukan hanya berdampak pada alam, pemanasan global juga berbahaya bagi manusia. Perubahan iklim yang tidak tentu akan membuat daya tahan tubuh manusia semakin berkurang.

Selain tubuh manusia mudah terserang penyakit, perubahan iklim juga akan banyak mendatangkan penyakit.

Berikut ini contoh dampak pemanasan global terhadap manusia:

  • Seseorang lebih mudah terserang berbagai penyakit seperti flu, malaria, dan lain sebagainya.
  • Perubahan iklim membuat udara menjadi semakin hangat, dan akan berakibat meningkatnya berbagai penyakit seperti alergi dan penyakit pernafasan.
  • Karena cuaca yang menjadi lebih panas, banyak korban yang berjatuhan akibat berbagai penyakit seperti stress, serangan jantung, dehidrasi, stroke dan penyakit ginjal.

Cara Mengatasi Pemanasan Global

menjaga hutan

sumber: pixabay.com

Setelah mengetahui berbagai penyebab pemanasan global dan dampak yang terjadi akibat pemanasan global. Maka saatnya kita sebagai generasi muda yang harus ikut menjaga kelestarian alam, dan memberikan pengaruh positif bagi kehidupan manusia.

Karena jika bumi ini rusak maka tidak ada lagi kehidupan, lantas bagaimana dengan nasib masa depan anak cucu kita?

Berikut ini beberapa upaya yang bisa dilakukan oleh para generasi muda untuk mengurangi pemanasan global:

Menanam Pohon atau Melakukan Reboisasi

reboisasi menanam pohon

sumber: wacana.co

Langkah yang paling mudah yang bisa kita lakukan adalah melakukan reboisasi atau menanam pohon. Karena telah disebutkan tadi  penyebab pemanasan global adalah berkurangnya hutan di bumi karena pembakaran dan penebangan liar.

Hal tersebut membuat zat karbondioksida di permukaan bumi menjadi semakin meningkat,

Dengan melakukan reboisasi (menanam pohon) maka di bumi ini akan terdapat banyak pohon, dan salah satu fungsi pohon yaitu untuk mengubah zat karbondioksida menjadi zat oksigen.

Jadi pada intinya jika banyak pohon dan banyak zat oksigen di bumi kita ini, akan menjadikan tempat ini sejuk dan dapat mengurangi pemansan global.

Melakukan Penghematan Penggunaan Listrik

hemat listrik

sumber: mamikos.com

Listrik menjadi salah satu energi utama yang dibutuhkan oleh manusia, karena sebagian besar peralatan rumah tangga sekarang ini menggunakan energi listrik.

Telah saya jelaskan diatas bahwa, pembangkit listrik di negara kita masih menggunakan pembakaran batu bara yang akan menghasilkan karbondioksida. Sedangkan banyaknya karbondioksida di bumi ini merupakan faktor penyebab pemanasan global.

Oleh karena itu semakin banyak penggunaan listrik maka semakin banyak pula pembangkit listrik yang diperlukan, dan semakin banyak juga karbondioksida yang di hasilkannya.

Jadi solusinya adalah apabila kita mengurangi penggunaan energi listrik, secara otomatis pembangkit listrik yang tadinya begitu banyak secara perlahan dapat dikurangi.

Sebagai contoh mengurangi penggunaan listrik yaitu mematikan lampu pada siang hari, walaupun sepele tapi jika semakin banyak manusia tidak menghemat penggunaan lampu setiap harinya, akan semakin cepat juga pemanasan global yang terjadi karena panas bumi semakin meningkat.

Tidak Menebang Hutan Sembarangan

penebangan hutan

sumber: pixabay.com

Sembarangan menebang hutan sangat berpengaruh terhadap pemanasan global, pasalnya pohon berfungsi sebagai paru-paru dunia yang berperan sangat penting bagi makhluk hidup yang ada diseluruh dunia.

Banyak oknum yang tidak bertanggung jawab yang melakukan penebangan dan pengrusakan hutan secara liar, serta pembakaran hutan yang menambah polusi udara di bumi. Hal seperti ini sangat berpengaruh sekali terhadap meningkatnya suhu panas bumi.

Dengan tidak melakukan penebangan liar di hutan kita sudah ikut menjaga dan melestarikan alam, serta telah ikut mencegah pemanasan global agar tidak terus berkepanjangan.

Menggunakan Energi Alternatif

listrik tenaga surya

sumber: breakingnews.co.id

Setelah mengetahui beberapa dampak pemasan global terhadap bumi yang kita tempati, kita dapat menggunakan energi alternatif guna meminimalisir hal-hal yang dapat menjadi penyebab pemanasan global.

Salah satu contoh dengan mengganti pemakaian pembangkit tenaga listrik yang menggunakan bahan bakar fosil dengan menggunakan sinar matahari, panas bumi, air, dan angin.

Mengurangi Penggunaan Kendaraan yang Menggunakan Bahan Bakar Fosil

car free day

sumber: studialogy.com

Kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar fosil adalah salah satu alat transportasi yang paling dibutuhkan oleh masyarakat. Bukan hanya masyarakat yang ada di perkotaan, bahkan masyarakat desa pada zaman sekarang rata-rata banyak yang menggunakan kendaraan bermotor ini.

Karena dengan adanya alat transportasi ini, seseorang dapat menempuh jarak perjalanan yang jauh hanya dengan beberapa saat saja. Selain memiliki dampak baik bagi kehidupan manusia sehari-hari, kendaran bermotor juga dapat menimbulkan pemanasan global.

Supaya fenomena ini tidak berlangsung secara berkepanjangan, marilah kita usahakan diri kita masing-masing untuk mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.

Hal ini juga telah diterapkan di kota besar diberbagai negara, mereka mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pada tiap hari tertentu dengan nama car free day. Dengan tujuan hal ini bisa memotivasi masyarakat supaya lebih peduli lingkungan, dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.

Penutup

Demikian artikel tentang penyebab pemanasan global yang dapat saya sajikan, semoga artikel singkat saya ini dapat anda fahami dan bermanfaat untuk untuk banyak orang. Selaku author, saya mengucapkan banyak permintaan maaf, jika dalam artikel ini memiliki banyak kesalahan dan tidak sempurna.

Semoga dengan adanya artikel saya ini bisa menyadarkan kita semua tentang bahaya dari pemanasan global. Serta membuat kita tergerak untuk menjaga dan melestarikan bumi dari kerusakan.

Terima kasih  juga tak lupa saya ucapkan kepada anda, karena telah berkenan meluangkan waktu untuk berkunjung ke halaman saya ini. Jika informasi pemanasan global ini penting menurut anda, silahkan beritahu teman dan kerabat anda untuk ikut menjaga bumi, dengan cara share artikel ini.????

 

Please follow and like us:

Kepoin yukk!!