Belajar Menjadi Petani Padi Unggul

Padi adalah tanaman pokok yang sangat berpengaruh dalam kehidupan umat manusia. Di desa saya bahkan di Indonesia sendiri pertanian padi masih menggunakan sistem tanam tradisional, atau metode penanaman yang masih menggunakan lahan sawah.

Perlu diketahui bahwa di negara-negara maju tata cara penanaman padi sudah sangat modern, misalnya saja di Jepang.

Tapi setahu saya selama hidup di desa, petani padi disini masih menggunakan sistem tanam tradisional.

Padi sawah ialah, padi yang ditanam di tanah yang digenang air selama kurun waktu tertentu hingga tahap pemanenan. Sebelum padi ditanam ada beberapa persiapan yang harus dilakukan.

Persiapan yang harus dilakukan ialah sebagai berikut :

  • Benih padi yang ditanam harus berkualitas unggul.
  • Proses penanaman harus benar dan dilakukan dengan persiapan yang baik.
  • Pengairan lahan harus sempurna agar padi bisa tumbuh secara optimal.
  • Pemeliharaan yang teliti.

Memilih Bibit Padi Unggul

mistertoyyib.com

Karena tidak pernah mengerti cara bertani padi sebelumnya, saya tidak tahu sama sekali bibit seperti apa yang dinamakan bibit padi unggul.

Sampai akhirnya ada teman yang sudah lama menjadi petani padi, dia bercerita banyak tentang cara bertani termasuk untuk memilih bibit padi unggul yang intinya yaitu.

Di Indonesia terdapat banyak sekali varietas atau jenis tanaman padi, jenis padi memiliki perbedaan antara yang satu dengan yang lainnyabaik dari bentuk, umur tanaman padi, banyak hasil, kualitas, dan sebagainya.

Untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah, sebaiknya saya menggunakan  bibit padi yang sudah terbukti kualitasnya, ujar teman saya.

Padi unggul pada umumnya memiliki sifat-sifat sebaiagai berikut. Tahan hama. Memiliki umur pendek atau cepat panen. Hasil yang didapat dari panennya tinggi. Tidak mudah rusak atau rebah ketika tertiup angin.

Penyemaian Bibit Padi

ptnasa.net

Setelah mendapatkan bibit padi yang dianggap unggul menurut petani pada umumnya, sayapun masuk pada proses penyemaian bibit padi.

Untuk proses penyemaian sebaiknya, benih sebelum ditanam direndam selama satu malam untuk merangsang pertumbuhan bibit.

Tempat penyemaiannya pun harus memenuhi persyaratan, yaitu tanah harus subur, tidak tertutup, dekat dengan sumber air. Setelah tempat penyemaian sudah diberi pupuk secukupnya, kemudian benih padi sudah bisa ditaburkan

Lalu setelah benih itu tumbuh dan berumur 10 hari, sebaiknya lakukan penyemprotan pestisida atau endrin agar hama pada lahan pesemaian mati.

Tahap penyemaian ini merupakan tahapan yang paling awal untuk seorang petani, di tahap ini bibit sangat rawan dirusak oleh tikus dan hama lainnya. Jadi kita harus perhatikan penyemaian bibit padi dengan teliti.

Bibit padi akan bisa di pindakan atau ditanam pada lahan terbuka ketika sudah berumur 21-35 hari. Nanti di proses penanaman meliputi tahap mencabut bibit hingga tahap menanam di lahan sawah.

Mengolah Tanah Lahan Tanam Padi

kliktani.com

Di tahap pengolahan ini biasa disebut dengan membajak tanah, untuk mengolah lahan tanam padi sawah, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu :

Pengolahan lahan meliputi proses pembersihan, pengairan, pencangkulan atau pembajakan, perataan dan penanaman.

Lahan sebelumnya yang sudah selesai dipanen sebaiknya dibersihkan dengan cara membersihkan sisa-sisa bekas tanaman padi sebelumnya. Bisa dengan cara diratakan sisa batang padinya setelah kering lalu dibakar.

Selanjutnya mengairi sawah sebelum dibajak agar tanah menjadi lunak. Tahap pengairan ini mungkin cukup menjadi kendala bagi petani yang tidak punya atau jauh dari sumber air.

Lakukan pembajakan mulai dari tepi, tahapan ini kami menggunakan mesin traktor, dan dalamnya pembajakan antara 20 cm, proses pembajakan terjadi 2 kali, pertama membalik tanah dan setelah itu meratakan tanah yang sudah dibalik tadi.

Setelah dilakukan pembajakan beberapa kali, lalu tanah sawah sudah menjadi rata dan genangan air sudah mulai berkurang. Serta bibit padi yang sudah cukup umurnya maka penanaman sudah bisa dilakukan.

Proses Penanaman Padi

hidayatpaytren.com

Setelah lahan tanam sudah selesai dibuat ,maka selanjutnya adalah proses penanaman bibit padi pada lahan terbuka. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat penanaman padi diantaranya adalah sebagai berikut :

Bibit sudah berumur 21-35 hari atau setelah bibit padi memiliki daun kurang lebih lima helai daun.

Agar bibit tidak rusak saat di cabut, sebaiknya lahan penyemaian harus digenangi dengan air terlebih dahulu, penggenangan ini bisa di lakukan dua hari sebelum bibit padi dicabut.

Pencabutan bibit padi harus dilakukan dengan hati-hati, jangan sampai bagian bawah bibit putus atau patah. Usahakan mencabut bibit dilakukan dari pinggir terus kemudian baru ke tengah.

desamodern.com

Apabila daun bibit padi dirasa terlalu panjang bisa dilakukan pemotongan untuk mengurangi terjadinya penguapan yang berlebihan.

Kemudian yang terpenting adalah perhatikan proses penanaman, menanam padi tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Sebaiknya bibit ditanam secara berbaris dan rapi.

Usahakan akar bibit padi tidak terlalu dalam dan juga tidak terlalu dangkal. Kedalaman yang baik yaitu antara 4 cm, kemudian setiap satu lubang bisa ditanam 2-3 batang bibit padi.

Itu semua jika proses penanaman menggunakan tenaga manusia seperti dulu waktu saya belajar bertani, tetapi sekarang sudah ada proses penanaman dengan mesin namun berbeda lagi tahapan-tahapannya.

Proses Pemeliharaan

beritamusi.co.id

Untuk mendapat hasil padi yang memuaskan maka, yang harus kita perhatikan sebagai seorang petani ialah. Proses pemeliharaan harus benar dan teliti.

Pemeliharaan tanaman padi meliputi penyulaman, penyiangan, pengairan, pemupukan, dan penyemprotan obat tanaman.

Tanaman padi pada masa awal harus diperiksa setiap hari. Apabila terdapat yang mati maka harus dilakukan penyulaman atau diganti dengan bibit yang baru.

Setelah tanaman padi berumur dua minggu penyiangan pertama harus dilakukan. Kemudian penyiangan kedua dapat dilakukan ketika tanaman padi berumur enam minggu.

Sebaiknya buat saluran masuk air ke lahan sawah dan membuat saluran pembuangannya supaya saluran air bisa terus mengalir.

Setelah dilakukan penyiangan tanaman padi bisa diberikan pupuk, baik berupa pupuk organik atau pupuk kimia.

Pengobatan tanaman saya lakukan rutin untuk mencegah serangan hama dan penyakit padi. Gangguan yang paling umum pada tanaman padi adalah disebabkan oleh hama tikus dan burung.

Panen dan Perawatan Hasil Padi

mediaindonesia.com

Setelah melewati semua proses yaitu penyemaian, pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan, maka selanjutnya ketika tanaman padi sudah tua dan cukup umur bisa dilakukan pemanenan.

Proses pemanenan sebaiknya dilakukan ketika buah padi sudah masak sekitar 80% dari keseluruhan, jangan menunggu sampai padi masak 100% karena hal itu justru akan merugikan kita sebagai petani.

Untuk memudahkan proses pemanenan maka sepuluh hari kemudian sebaiknya pengairan sudah mulai dihentikan.

Kemudian setelah selesai panen dan padi sudah menjadi gabah, tinggal kita merawat hasil panen tersebut yaitu dengan mengeringkan gabah hasil panen.

Hasil panen bisa dibawa pulang atau bisa langsung dijual kepada pemborong padi, biasanya warga di desa saya hanya membawa pulang sedikit hasil panen untuk kemudian dikeringkan dan digiling menjadi beras untuk dikonsumsi sehari-hari.

Please follow and like us:

Kepoin yukk!!